SEMARANG — Antusiasme advokat di Jawa Tengah untuk bergabung dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Profesional disebut terus meningkat. Bahkan, belum genap satu bulan sejak mandat pembentukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PERADI Profesional Jawa Tengah berjalan, puluhan advokat dari berbagai latar organisasi profesi telah menyatakan bergabung dan tercatat sebagai anggota secara daring.
Hal itu terungkap dalam rapat konsolidasi persiapan deklarasi dan pelantikan calon pengurus DPD PERADI Profesional Jawa Tengah yang digelar di Aula Caffe Bestari, Gunungpati, Kota Semarang, Selasa (19/5/2026) malam.
Anggota mandataris PERADI Profesional Jawa Tengah, Misbahul Awang Sakti, menyebut perkembangan tersebut menjadi sinyal positif atas tingginya kepercayaan advokat terhadap organisasi yang tengah dibentuk tersebut.
Menurut Awang, dari target awal sebanyak 50 advokat, saat ini sudah tercatat 41 advokat resmi bergabung dan melakukan log in anggota secara online melalui sistem keanggotaan organisasi.
“Belum sampai satu bulan sejak mandat pembentukan berjalan dari total masa enam bulan yang diberikan, antusias advokat di Jawa Tengah untuk bergabung cukup tinggi. Dari target awal 50 advokat, saat ini sudah ada 41 advokat yang bergabung dari berbagai organisasi profesi advokat dan sudah melakukan log in anggota secara online,” ujar Awang.
Ia menilai capaian tersebut menunjukkan adanya semangat baru di kalangan advokat untuk membangun organisasi profesi yang lebih terbuka, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan dunia hukum.
Menurutnya, PERADI Profesional Jawa Tengah tidak dibangun semata sebagai wadah organisasi, tetapi juga diarahkan menjadi ruang konsolidasi advokat lintas latar belakang organisasi profesi.
“Banyak rekan-rekan advokat yang ingin ikut membangun organisasi profesi yang sehat, modern, dan mengedepankan integritas. Ini menjadi energi besar bagi kami untuk terus melakukan konsolidasi hingga tingkat kabupaten dan kota,” katanya.
Selain membahas perkembangan keanggotaan, rapat tersebut juga mematangkan agenda deklarasi dan pelantikan yang direncanakan berlangsung pada Agustus 2026 mendatang di Kota Semarang atau Kota Salatiga.
Dalam rapat itu turut dibahas pembentukan panitia deklarasi dan pelantikan, pemetaan advokat daerah, penentuan penanggung jawab karesidenan, konsep acara, hingga penjaringan kaderisasi advokat muda.
Bonar Novi Priatmoko ditunjuk sebagai Ketua Panitia Deklarasi, sedangkan Muhamad Nastain dipercaya menjadi Ketua Panitia Pelantikan. Posisi sekretaris kegiatan diisi Okky Andaniswari dan Agustiana Nurkomalawati, sementara bendahara kegiatan dijabat Muhammad Alfin Aufillah Zen bersama Imron Safi’i.
Adapun jajaran pengarah kegiatan terdiri atas Dr. (Hc). Joko Susanto, Sumanto, Muhammad Dasuki, dan Misbahul Awang Sakti, dengan Dr. IG Henri P. sebagai penanggung jawab kegiatan.
Awang menjelaskan, deklarasi dan pelantikan nantinya juga direncanakan dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama sejumlah perguruan tinggi di Jawa Tengah.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat sinergi antara organisasi profesi advokat dengan dunia akademik dalam menciptakan sumber daya hukum yang berkualitas dan berintegritas.
“Kami ingin PERADI Profesional Jawa Tengah hadir sebagai organisasi yang terbuka, progresif, dan mampu memberikan manfaat nyata. Sinergi dengan kampus hukum menjadi langkah penting untuk menciptakan generasi advokat yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi perkembangan dunia hukum,” jelasnya.
Ketua Panitia Deklarasi, Bonar Novi Priatmoko, mengatakan organisasi advokat harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, termasuk dalam bidang pendidikan hukum dan bantuan hukum cuma-cuma bagi masyarakat pencari keadilan.
“Ke depan kami ingin menghadirkan berbagai program strategis, mulai dari pendidikan dan pelatihan hukum, seminar, pengembangan SDM advokat, hingga pendampingan praktik profesi bagi mahasiswa hukum,” kata Bonar.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan, Muhamad Nastain, memastikan seluruh jajaran terus melakukan konsolidasi agar agenda deklarasi dan pelantikan berjalan maksimal.
“Pelantikan ini bukan hanya agenda seremonial organisasi, tetapi langkah awal membangun solidaritas dan profesionalitas advokat di bawah naungan PERADI Profesional,” ujarnya.
Rencananya, deklarasi dan pelantikan tersebut akan dihadiri jajaran Dewan Pimpinan Nasional PERADI Profesional, advokat dari berbagai daerah di Jawa Tengah, akademisi, tokoh masyarakat, aparat penegak hukum, hingga unsur pemerintah daerah.
✍️Jurnalis: BP/ Biro Semarang: Alfin A.Z

