![]() |
| Foto: istimewa |
Serang – Dua personel Korps Brimob Polri dilaporkan menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan oleh sekelompok debt collector (DC) di Kota Serang, Banten, Selasa (2/6/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di Jalan Raya Serang–Cilegon KM 3,5, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula dari upaya penarikan kendaraan milik salah satu personel Satbrimob Polda Banten yang kemudian memicu adu argumen antara kedua belah pihak.
Situasi yang awalnya berupa cekcok verbal kemudian memanas dan berkembang menjadi keributan yang menarik perhatian warga sekitar.
Dua personel Satbrimob yang menjadi korban yakni:
Bripda M. Fajar Dwi, mengalami luka bacok pada bagian kepala dan tangan, saat ini menjalani perawatan di IGD Rumah Sakit Bhayangkara.
Bripda Ahmad Yani, mengalami pendarahan pada bagian hidung, cedera kaki, serta dislokasi bahu kiri dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Dradjat Prawiranegara.
Kapak Diduga Digunakan dalam Aksi Pembacokan
Menurut laporan awal, di tengah keributan salah seorang debt collector diduga mengambil kapak dari dalam kendaraan Toyota Fortuner yang digunakan kelompok tersebut.
Tak lama kemudian terjadi aksi pembacokan yang mengakibatkan dua anggota Brimob mengalami luka serius dan harus segera dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis.
Usai kejadian, kelompok debt collector disebut melarikan diri menggunakan dua unit kendaraan menuju arah Kota Serang.
Menindaklanjuti insiden tersebut, puluhan personel Satbrimob Polda Banten melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap para pelaku.
Dalam perkembangan terbaru, aparat telah mengamankan dua orang terduga pelaku yang saat ini masih menjalani perawatan medis.
Keduanya diketahui berinisial: F.N. (29), Y.S.B. (40), Penyidik masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap peran masing-masing serta mencari pihak lain yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.
Saat ini penanganan perkara berada di bawah Polda Banten melalui tim Resmob yang tengah melakukan pendalaman terhadap seluruh rangkaian kejadian.
Selain itu, aparat juga masih melakukan pencarian terhadap sejumlah pihak yang diduga terlibat dan belum tertangkap.
Hingga berita ini diterbitkan, proses penyelidikan dan pengejaran masih berlangsung.***
🔍Sumber: Kapolreta Serang Kota
