BenuaPost

PIALA DUNIA FIFA 2026

Pererat Silaturahmi, Bupati Aceh Tenggara Sambut Kapolda Aceh

 


Aceh Tenggara - Suasana khidmat dan kental dengan nilai adat mewarnai kunjungan kerja Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, di Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (13/5/2026). 

Kedatangan pucuk pimpinan kepolisian di Aceh tersebut disambut langsung oleh Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan institusi kepolisian.

Rombongan Kapolda mendarat di Bandara Alas Leuser sebelum bertolak menuju Pendopo Bupati Aceh Tenggara. Setibanya di pendopo, prosesi adat Peusijuk dilakukan sebagai simbol penghormatan sekaligus doa keselamatan bagi para tamu yang menginjakkan kaki di Bumi Sepakat Segenep.

Dalam sambutannya, Bupati Salim Fakhry menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah. Menurutnya, kunjungan ini merupakan kehormatan besar bagi jajaran pemerintah dan masyarakat Aceh Tenggara.

Bupati berharap, kehadiran Kapolda dapat memberikan stimulus positif, khususnya dalam memotivasi penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut.

"Kami berharap kehadiran Bapak Kapolda Aceh dapat membawa pengaruh besar terhadap peningkatan kinerja Bhabinkamtibmas agar semakin baik. 

"Sejauh ini, koordinasi kami dengan Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri, sudah berjalan sangat solid dan kondusif," ujar Salim Fakhry.

Menanggapi sambutan hangat tersebut, Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah menyatakan rasa bangga dan apresiasinya terhadap pemerintah daerah. Ia menilai penerimaan masyarakat Aceh Tenggara sangat istimewa.

"Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Kapolres atas sambutan yang luar biasa hangat ini," ungkap Marzuki.

Ia menyebutkan ini adalah bentuk penghormatan yang sangat besar bagi saya pribadi dan institusi. Keharmonisan antara kepolisian dan pemerintah daerah seperti ini merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas di Aceh, sebutnya 

Kunjungan kerja ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang seremoni, tetapi juga memperkuat koordinasi lintas sektoral guna memastikan pelayanan publik dan keamanan di wilayah perbatasan Aceh-Sumatera Utara tersebut tetap terjaga dengan prima. (Syafri)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال