BenuaPost

PIALA DUNIA FIFA 2026

Dari Aklamasi Menuju Aksi: Tulus Wardoyo Emban Amanah Pimpin IKA BK UPGRIS

Sesi foto bersama 

SEMARANG — Momentum penting terjadi dalam perjalanan Ikatan Keluarga Alumni Bimbingan dan Konseling (IKA BK) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS). Melalui forum musyawarah yang berlangsung di Aula Gedung Utama UPGRIS, Jumat (12/6/2026), Tulus Wardoyo, S.Pd., M.Pd., Gr. resmi didapuk sebagai Ketua IKA BK UPGRIS untuk melanjutkan sisa periode 2023–2028 secara aklamasi.

Penetapan tersebut menjadi bagian dari mekanisme pergantian pengurus yang sebelumnya Ketua dijabat Anton Khumaidi. Namun lebih dari sekadar pergantian kepemimpinan, forum ini menjadi titik temu harapan baru bagi para alumni yang menginginkan organisasi yang lebih aktif, solid, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Di hadapan para alumni lintas generasi yang hadir, Tulus Wardoyo tidak hanya menyampaikan rasa terima kasih, tetapi juga menggarisbawahi arah kepemimpinan yang akan ia bangun ke depan—yakni organisasi alumni yang bergerak cepat, terhubung, dan berdampak nyata.


 “Amanah ini bukan hanya kepercayaan, tetapi juga tanggung jawab untuk menjawab harapan banyak pihak. Saya melihat IKA BK UPGRIS memiliki kekuatan besar dari keberagaman alumninya. Tantangan kita adalah bagaimana kekuatan itu tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi saling terhubung dan saling menguatkan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa dalam konteks pergantian antar waktu, kepengurusan baru tidak memiliki banyak ruang untuk beradaptasi secara lambat. Oleh karena itu, langkah-langkah strategis harus segera dijalankan sejak awal masa kepemimpinan.

 “Kami tidak memulai dari nol, tetapi melanjutkan. Artinya, ritme kerja harus langsung berjalan. Penyusunan struktur kepengurusan akan kami percepat, disertai dengan pemetaan potensi alumni agar program yang dirancang benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan,” tegasnya.

Sebagai alumni angkatan 2011 yang kini berprofesi sebagai guru Bimbingan dan Konseling di SMA Negeri 1 Semarang, Tulus membawa perspektif praktis dari dunia pendidikan. Pengalamannya sebagai konselor, termasuk keterlibatannya di lingkungan kantor hukum dan sektor industri, menjadi nilai tambah dalam merumuskan arah organisasi yang lintas bidang.


Dukungan dan harapan terhadap kepemimpinan baru turut mengemuka dari berbagai pihak. Ketua Program Studi BK UPGRIS, Dr. Dini Rakhmawati, M.Pd., menilai bahwa kepengurusan baru memiliki peluang besar untuk memperkuat kolaborasi strategis antara alumni dan institusi.

“Kami berharap kepemimpinan baru mampu menghadirkan energi baru dalam organisasi. Sinergi antara alumni dan program studi menjadi kunci penting, tidak hanya dalam menjaga hubungan kelembagaan, tetapi juga dalam mendorong kontribusi nyata alumni terhadap pengembangan keilmuan dan layanan masyarakat,” ujarnya.

Dari unsur Majelis Pertimbangan Alumni (MPA) IKA BK UPGRIS, Ketua MPA Dr. Heri Saptadi Ismanto, M.Pd., Kons., menekankan pentingnya arah organisasi yang tidak hanya aktif secara kegiatan, tetapi juga memiliki visi jangka panjang yang jelas.

 “Organisasi alumni yang kuat bukan hanya yang sering berkegiatan, tetapi yang mampu membangun sistem dan keberlanjutan. Program seperti reuni akbar, forum profesional, hingga kerja sama lintas sektor harus dikemas secara strategis agar mampu menjangkau dan mengakomodasi seluruh alumni,” jelasnya.

Pandangan senada disampaikan oleh alumni BK UPGRIS, Muhammad Sahal Khotim, yang melihat kepemimpinan baru sebagai momentum konsolidasi sekaligus lompatan ke depan.

 “Ini adalah fase penting untuk memperkuat identitas organisasi alumni. Harapannya, IKA BK UPGRIS tidak hanya hadir sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi, pengembangan diri, dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

Musyawarah yang dihadiri puluhan alumni dari berbagai daerah ini menjadi penanda bahwa semangat kebersamaan masih terjaga. Kini, harapan tersebut bertumpu pada kepemimpinan baru untuk menerjemahkannya ke dalam kerja nyata.

Dengan semangat kolaborasi dan percepatan gerak organisasi, IKA BK UPGRIS di bawah kepemimpinan Tulus Wardoyo diharapkan mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat eksistensi alumni sebagai bagian penting dalam pengembangan profesi bimbingan dan konseling di Indonesia.


✍️Jurnalis BP: M Alfin A.Z (Biro Semarang)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال