ACEH TENGGARA -Jajaran Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Aceh Tenggara mengungkap kasus kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Desa Pintu Khimbe, Kecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh.
Pelaku berinisial MDS (37), yang merupakan warga setempat, kini telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.
Sebelum kasus ini terungkap, korban sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga selama kurang lebih 10 hari. Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, peristiwa tragis tersebut diketahui terjadi pada Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di sebuah area perkebunan kakao milik warga.
Kepala Polres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal Iptu Zery Irfan, menjelaskan, pengungkapan kasus ini dilakukan setelah personel kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan intensif, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan alat bukti, serta pendalaman keterangan dari sejumlah saksi.
"Perbuatan tersangka sangat tidak manusiawi dan menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban maupun masyarakat. Kami memastikan proses hukum terhadap tersangka akan dilakukan secara maksimal sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Zery, Sabtu (16/5/2026).
Selain menangkap tersangka MDS, polisi juga menyita sejumlah barang bukti di lokasi kejadian. Barang bukti tersebut di antaranya adalah sepasang sandal berwarna putih, sebuah topi hitam bertuliskan "Jeep", dan sehelai celana jins pendek berwarna biru.
Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Markas Polres Aceh Tenggara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Berkaca dari kejadian ini, pihak Kepolisian Resor Aceh Tenggara mengimbau masyarakat luas untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak di lingkungan sekitar. Kepedulian lingkungan dinilai menjadi faktor krusial dalam mencegah terjadinya tindak kekerasan terhadap anak di bawah umur.
Zery juga meminta warga untuk tidak ragu melapor jika melihat atau mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan di lingkungan mereka.
"Apabila masyarakat menemukan hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti," kata Zery menambahkan.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap tersangka MDS untuk mengetahui motif di balik tindakan kekerasan yang menyebabkan hilangnya nyawa korban. (Safri Sanjaya).
