ACEH TENGGARA– Akses warga pelosok Agara makin terbuka. Kodim 0108/Agara bangun 7 jembatan gantung "Perintis Garuda" 1 titik sudah selesai 100%, 6 titik lain dikebut pengerjaannya bareng masyarakat.
Proyek ini jadi penghubung vital antar desa yang selama ini terisolir karena sungai Lawe Alas, 1 titik tuntas, warga Desa Lawe Mamas Indah sudah senyum.
Jembatan Gantung Perintis Garuda Lawe Mamas Indah sudah rampung total. Jembatan sepanjang 110 meter, lebar 1,2 meter ini resmi menghubungkan Desa Lawe Mamas Indah, Kecamatan Darul Hasanah dengan Desa Natam Baru, Kecamatan. Badar. Kini warga dua desa tak perlu lagi muter jauh
"6 Jembatan lagi dikebut TNI dan warga, Kodim 0108/Agara kerahkan personel TNI AD dan masyarakat gotong royong, kata Danposramil Darul Hasanah Peltu Dedi Cahyadi, Minggu (14/6/2026)
Peltu Dedi Cahyadi menjelekkan progres pembangunan jembatan jantung diantaranya.
Kumbang Jaya, Gulo
Menghubungkan, Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar dan Desa Gulo, Kecamatan Darul Hasanah dengan panjang jembat, 220 meter dan lebar, 1,2 meter, progres, 60% , Pengecoran Pylon tepi jauh dengan personel, 17 TNI AD dan 10 warga
Jamur Mamang, Tanjung Louser
Menghubungkan, Desa Tanjung Louser, Kecamatan Darul Hasanah Panjang jembatan, 135 meter dan lebar, 1,2 meter, progres, 20,4%, Pengecoran bandulan penahan sling tepi dekat, personel 12 TNI AD dan 15 warga
Kuta Ujung, Mamas Gabungan
Menghubungkan, Desa Kuta Ujung dan Desa Mamas Gabungan Kecamatan Darul Hasanah, panjang jembatan 110 meter dan lebar 1,2 meter Progres, 13,2%, Pengecoran Pylon tepi dekat. Personel, 9 TNI AD dan 10 warga
Kati Maju, Kuning Abadi
Menghubungkan, Desa Kati Maju, Ketambe dan Desa Kuning Abadi, Kecamatan Darul Hasanah. Panjang jembatan 120 meter dan lebar, 1,7 meter ,Progres 19,4%, Pengecoran Pylon tepi jauh. Personel, 11 TNI AD dan 10 warga
Teger Miko, Lawe Sumur
Menghubungkan, Desa Teger Miko, Kecamatan Lawe Sumur. Panjang jembatan 120 meter da lebar, 1,2 meter. Progres, 40,1%, Pemasangan tiang Pylon Personel, 12 TNI AD dan 8 warga
Buntul Kendawi, Penungkunan Rehab
Menghubungkan, Desa Buntul Kendawi, Kecamatan Darul Hasana dan Desa Penungkunan, Ketambe. Panjang jembatan 90 meter dan lebar: 1,2 meter, Progres 15,9% , Pembangunan TPT tepi dekat. Personel 10 TNI AD dan 9 warga, jelasnya
Peltu Dedi Cahyadi juga menyebut jembatan ini bukan sekadar penghubung fisik saja.
“Ini Jembatan Perintis Garuda. Harapannya jadi perintis ekonomi, perintis pendidikan, perintis kesehatan untuk warga. TNI hadir bukan cuma angkat senjata, tapi juga angkat semen bareng rakyat. Gotong royong inilah kunci cepatnya pengerjaan,” ujarnya.
Dengan lebar 1,2 - 1,7 meter, jembatan ini nantinya bisa dilintasi pejalan kaki dan pengangkut hasil kebun. Targetnya, sebelum akhir 2026 seluruh titik bisa difungsikan.

